Sudah mencoba beberapa sesi PRP (Platelet Rich Plasma), tapi rambut belum lebat juga? Kenapa PRP rambut tidak berhasil pada Anda, sedangkan banyak orang sukses menjalaninya.
Sebagai salah satu treatment untuk mengatasi rambut menipis, PRP banyak dipilih karena prosedurnya minim invasif dan proses tindakannya relatif singkat. Masa pemulihan pasien pun cepat dan berpotensi baik meningkatkan kepadatan rambut.
Namun, bagi beberapa orang PRP mungkin gagal, bisa karena faktor eksternal atau penyebab lain. Lantas, apakah PRP tidak cocok untuk Anda? Sebaiknya kenali dulu faktor penyebab gagalnya agar bisa segera mendapat hair treatment yang tepat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengenal Prosedur PRP dalam Perawatan Rambut
Platelet Rich Plasma atau lebih dikenal dengan PRP adalah prosedur perawatan yang menggunakan plasma darah dengan konsentrasi trombosit lebih tinggi. Plasma darah yang digunakan berasal dari pasien sendiri.
Pada perawatan rambut, PRP disuntikkan ke area kulit kepala yang mengalami penipisan. Gunanya untuk memanfaatkan berbagai growth factors pada trombosit yang berpotensi mendukung aktivitas folikel rambut.
Pada klinik estetik, prosedur PRP untuk rambut diawali dengan mengambil sejumlah kecil darah pasien. Darah kemudian diproses menggunakan alat sentrifugasi untuk memisahkan plasma yang kaya trombosit dari komponen darah lainnya.
Plasma tersebut dikumpulkan dan disuntikkan ke beberapa titik pada kulit kepala, terutama yang mengalami kerontokan atau penipisan. Setelah itu, pasien dapat beraktivitas kembali seperti biasa dan mengikuti arahan perawatan dari dokter.
5 Penyebab Kenapa PRP Rambut Tidak Berhasil
Tanpa tindakan operasi besar, inilah yang membuat PRP banyak dipilih untuk mempertebal rambut. Namun, ada beberapa orang yang menilai hasil treatment PRP gagal dan merasa dirugikan.
Pasalnya, PRP bekerja dengan memanfaatkan faktor pertumbuhan dari trombosit untuk membantu merangsang aktivitas folikel rambut yang masih ada. Karena itu, hasil treatment dipengaruhi kondisi rambut dan folikel sejak awal.
Untuk alasan lebih lengkap kegagalan PRP dan penyebab lain adalah:
1. Kualitas Plasma yang Diproses Kurang Baik
Kualitas PRP dapat dipengaruhi oleh proses pengolahan darah, mulai dari metode pemisahan hingga konsentrasi trombosit yang dihasilkan.
Penelitian Systematic Review of Platelet-Rich Plasma (PRP) Preparation and Composition for the Treatment of Androgenetic Alopecia menemukan adanya variasi yang cukup besar dalam metode preparasi PRP yang digunakan dalam berbagai penelitian.
Karena itu, proses pengolahan plasma menjadi bagian penting dalam treatment. Jika plasma yang dihasilkan kurang optimal, respon rambut terhadap PRP juga dapat menjadi kurang maksimal.
2. Teknik Penyuntikan PRP yang Kurang Tepat
Kenapa PRP rambut tidak berhasil juga bisa disebabkan oleh kesalahan teknik penyuntikannya. Seharusnya, PRP disuntikkan pada area kulit kepala yang mengalami penipisan atau rontok.
Teknik, kedalaman serta pemerataan suntikan perlu disesuaikan dengan kondisi area yang ditangani. Jika pemberiannya kurang tepat atau tidak merata, manfaat PRP pada area yang membutuhkan justru menjadi kurang optimal.
Inilah mengapa, prosedur PRP wajib dilakukan oleh dokter yang memahami teknik injeksi PRP pada kulit kepala. Anda tidak boleh asal memilih klinik hanya karena harganya terjangkau atau terkenal, tapi keahlian dokter jadi prioritas.
Baca Juga:
3. Kurang Konsisten Menjalani PRP
PRP rambut biasanya membutuhkan beberapa sesi untuk mendapat hasil yang dapat dievaluasi. Jika Anda berhenti terlalu cepat atau melewatkan jadwal treatment, proses stimulasi folikel yang diharapkan bisa menjadi kurang optimal.
Karena itu, penting mengikuti jadwal yang telah ditentukan oleh dokter. Jumlah dan interval sesi juga dapat menyesuaikan kondisi rambut serta respon masing-masing pasien.
4. Kondisi Kulit Kepala yang Tidak Mendukung
PRP tidak memberikan hasil yang sama pada setiap jenis kerontokan. Kondisi kulit kepala dan penyebab rambut rontok perlu diketahui terlebih dahulu agar treatment yang diberikan sesuai dengan kebutuhan Anda.
Jika terdapat masalah lain yang menjadi pemicu kerontokan dan belum ditangani, PRP saja mungkin belum cukup memberikan hasil yang Anda harapkan. Pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengetahui kondisi tersebut.
5. Belum Cukup Waktu untuk Melihat Hasil PRP
Kenapa PRP rambut tidak berhasil bisa jadi karena Anda kurang bersabar. Hasil PRP tidak langsung terlihat setelah treatment. Biasanya, perlu sekitar 3 dan 6 bulan untuk mengetahui efeknya.
Artinya, terlalu cepat menilai hasil dapat membuat PRP dianggap tidak berhasil. Padahal rambut masih membutuhkan waktu untuk merespons treatment.
Bagaimana agar Treatment PRP Bisa Berhasil?
Agar hasil PRP lebih optimal, pastikan terlebih dahulu folikel rambut Anda masih aktif dan bisa dirangsang. Jika kondisinya memungkinkan, lakukan treatment di klinik kredibel dengan prosedur dan standar medis yang tepat.
Namun, PRP bukan solusi untuk semua kondisi kebotakan. Jika folikel sudah tidak aktif atau area kepala sudah botak licin, PRP tidak dapat menumbuhkan rambut baru, sehingga dokter dapat mempertimbangkan metode lain seperti hair transplant.
Temukan Solusi Restorasi Rambut yang Sesuai di Farmanina Clinic
Sumber: https://farmaninaclinic.com/hair-care/kebotakan-yang-tidak-bisa-diobati-minoxidil/
Saat Anda masih bingung soal hair restoration baik itu rambut yang tipis atau botak, Farmanina Clinic bisa menjadi solusinya. Anda bisa mendapatkan solusi perawatan berupa PRP hingga transplantasi rambut.
Untuk perawatan rambut PRP di Farmanina Clinic, seluruh prosedurnya sesuai dengan standar medis. Baik itu saat dokter melakukan ekstraksi plasma hingga prosedur penyuntikan dilakukan dengan baik untuk memaksimalkan folikel aktif.
Sedangkan Anda yang mengalami kebotakan, Farmanina Clinic menyediakan transplantasi rambut aman dengan metode DHI (Direct Hair Implantation). Dengan metode berstandar London ini, tingkat keberhasilannya mencapai 97%.
Mengapa Farmanina Clinic Unggul dalam Restorasi Rambut?
Sebagai klinik yang memelopori tanam rambut dari London ke Indonesia, Farmanina Clinic sudah mengantongi sertifikasi resmi metode DHI. Anda yang tertarik untuk transplantasi rambut akan merasakan keuntungan:
1. Perhitungan Biaya Transparan sesuai Jumlah Helai Rambut
Berbeda dengan sistem paket seperti yang banyak ditawarkan untuk transplant di Turki, Farmanina Clinic menghitung biaya berdasarkan jumlah helai rambut yang memang Anda perlukan.
Dengan biaya yang sesuai kondisi dan kebutuhan, Anda tidak akan merasa dirugikan. Seluruh biaya juga akan dijelaskan secara transparan sejak awal konsultasi.
2. Prosedur Penanganan Folikel yang Aman dan Minim Rasa Sakit
Farmanina Clinic menggunakan metode dan teknik penanganan folikel yang dirancang untuk menjaga kualitas graft selama proses transplantasi. Prosedurnya dilakukan dengan anestesi lokal sehingga terasa nyaman selama tindakan.
3. Teknik Restorasi yang Hasilnya Minim Bekas Luka
Metode DHI memungkinkan folikel rambut ditanam langsung ke area yang mengalami penipisan atau kebotakan menggunakan alat khusus. Teknik ini tidak memerlukan sayatan panjang sehingga bekas luka yang dihasilkan dapat lebih samar.
4. Farmaina Care untuk Anda dengan Hasil Transplantasi Kurang Optimal
Pernah melakukan transplantasi rambut di tempat lain tetapi hasilnya belum sesuai harapan? Farmanina Care hadir untuk membantu Anda yang memiliki hasil transplantasi kurang optimal dari klinik lain, baik dengan perbaikan atau tanam ulang.
Paham kenapa PRP rambut tidak berhasil sebelum Anda mendapat tindakan penting agar tidak salah pilih treatment. Karena PRP hanya akan bekerja lebih optimal jika masih ada folikel yang aktif.
Untuk mengetahui kondisi rambut Anda saat ini dan mencoba atasi kebotakan dengan efektif, Anda bisa konsultasi bersama dokter di Farmanina Care sekarang.
Referensi:
https://www.halodoc.com/artikel/kok-prp-gagal-ini-lho-biang-keroknya?srsltid=AU7gw4VvFyZPgVDfYM9a5OyBY0FH-8JXrXgaq-K3KCgH2GB0oekkjHa
https://www.alodokter.com/prp-sehat-dan-cantik-dengan-darah-sendiri
https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29790267/
















