UnionPay Luncurkan “Agentic Payment Open Protocol”: Bangun Ekosistem Pembayaran Cerdas yang Terbuka dan Tepercaya

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 5 April 2026 - 04:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SHANGHAI, 5 April 2026 /PRNewswire/ — Pada 2 April, pengguna yang menguji coba sebuah layanan di Hong Kong, Tiongkok, berhasil melakukan transaksi pemesanan taksi melalui skema khusus. Dengan memasukkan detail perjalanan ke asisten AI yang dikembangkan perusahaan teknologi Evonet, pengguna tersebut langsung menerima daftar pilihan taksi serta estimasi tarif dari platform transportasi daring Hoppa, lengkap dengan rekomendasi opsi pemesanan.

Sebagai jaringan kartu internasional dengan jangkauan global, UnionPay resmi meluncurkan kerangka Agentic Payment Open Protocol (APOP)—solusi pembayaran berbasiskan agen AI milik UnionPay—yang memanfaatkan kapabilitas platform dan prinsip netralitas.

Empat fitur utama yang menjadi fondasi mekanisme kepercayaan dan model interaksi dalam solusi transaksi pembayaran berbasiskan agen AI

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

APOP menghadirkan mekanisme kepercayaan terpadu sekaligus menyatukan paradigma interaksi dalam ekosistem pembayaran berbasiskan agen AI. Melalui jalur tepercaya, APOP menghubungkan agen AI, pihak penjual (merchant), institusi keuangan, serta platform teknologi yang kompatibel. Hasilnya, seluruh pihak terintegrasi secara plug-and-play dan berpartisipasi dalam transaksi pembayaran yang kompleks dengan mudah dan aman. Secara spesifik, APOP mengusung empat fitur utama.

Pertama, APOP mendukung pengelolaan siklus identitas agen AI, mulai dari registrasi, pembaruan data, hingga penonaktifan. Kedua, melalui pengelolaan intent secara menyeluruh—mulai dari pembuatan, registrasi, hingga verifikasi—APOP membangun mekanisme kepercayaan yang berpusat pada niat pengguna. Ketiga, APOP mengelola identitas pengguna secara lebih efisien. APOP mendukung single sign-on (SSO) untuk berbagai pelaku seperti agen AI, pihak penjual (merchant), dan institusi keuangan, sekaligus mekanisme berbagi kredensial dengan tetap menjaga privasi dan keamanan. Keempat, APOP menyediakan layanan otorisasi pembayaran yang komprehensif, termasuk autentikasi aktivasi untuk transaksi pembayaran berbasiskan agen AI, proses debet, serta verifikasi persetujuan pengguna.

Kolaborasi pelaku industri global untuk membangun ekosistem pembayaran berbasiskan agen AI yang terbuka dan aman

APOP mengedepankan prinsip keterbukaan dan interoperabilitas. Dengan memanfaatkan jaringan penerimaan transaksi global UnionPay, APOP mengembangkan standar industri serta menciptakan sistem yang inklusif sehingga mendukung interoperabilitas secara lintasinstitusi, platform, dan berbagai skenario penggunaan, baik di dalam maupun di luar Tiongkok daratan.

Selain itu, terdapat empat prinsip lain yang menjadi landasan desain APOP. Pertama, kepatuhan regulasi dan kendali. Pembayaran berbasiskan agen AI harus memenuhi regulasi yang berlaku agar selaras dengan perkembangan kebijakan. Kedua, keamanan sebagai prioritas utama. Melalui verifikasi identitas agen AI dan pengelolaan intent, sistem memastikan seluruh proses dapat dipahami, ditelusuri, dan direkonstruksi secara menyeluruh. Ketiga, peningkatan kepercayaan. APOP menetapkan secara jelas tanggung jawab, hak, dan risiko seluruh pemangku kepentingan sebagai dasar penyelesaian sengketa. Keempat, kompatibilitas luas. Berbagai solusi akses tersedia agar peserta dapat terintegrasi secara efisien dan tanpa hambatan, dengan tetap menjaga skalabilitas yang tinggi.

Menurut Dong Junfeng, Chairman, China UnionPay, UnionPay akan terus mengusung visi "Trusted Ties, Shared Success" melalui kolaborasi bersama mitra industri untuk menangkap peluang transformasi yang dihadirkan AI. Melalui kolaborasi ini, UnionPay merumuskan arah baru bagi transaksi pembayaran berbasiskan agen yang aman, terkelola, inklusif, efisien, dan terhubung secara global, sekaligus mendorong industri pembayaran menuju level baru pada era AI.

Berita Terkait

Debut “The Princess Wencheng Banquet”: Suguhkan Pertunjukan Makan Malam Imersif Pertama yang Memadukan Elemen Budaya dan Pariwisata
Lianlian DigiTech Perkuat Strategi di Timur Tengah, Hadirkan Layanan Pembayaran Resmi dari DIFC
Menurut Penelitian Bridgespan, Kendala Sistem Membatasi Efektivitas Organisasi Nirlaba di Asia Tenggara
NCCN Tegaskan Komitmen Penyediaan Sumber Daya Bagi Distres Terkait Kanker di Seluruh Dunia Selama Bulan Kesadaran Kesehatan Mental
Ragnarok Zero: Global Gelar OBT Perdana untuk Server PC Global Pertama
AstraZeneca dan Roche Diagnostics Asia Pacific Pacific Perkuat Pengembangan Patologi Digital Berbasis AI untuk Kanker Payudara dan Paru
WIZ.AI Luncurkan Wizlynn: Platform “Multi-Agent Inbound” untuk Perusahaan
Rockefeller Foundation Danai AS$350 Juta Lebih Untuk Menjangkau 731 Juta Orang di Tengah Penurunan Bantuan Global yang Bersejarah di Tahun 2025

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:39 WIB

Debut “The Princess Wencheng Banquet”: Suguhkan Pertunjukan Makan Malam Imersif Pertama yang Memadukan Elemen Budaya dan Pariwisata

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:31 WIB

Lianlian DigiTech Perkuat Strategi di Timur Tengah, Hadirkan Layanan Pembayaran Resmi dari DIFC

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:06 WIB

Menurut Penelitian Bridgespan, Kendala Sistem Membatasi Efektivitas Organisasi Nirlaba di Asia Tenggara

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:03 WIB

NCCN Tegaskan Komitmen Penyediaan Sumber Daya Bagi Distres Terkait Kanker di Seluruh Dunia Selama Bulan Kesadaran Kesehatan Mental

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:30 WIB

Ragnarok Zero: Global Gelar OBT Perdana untuk Server PC Global Pertama

Berita Terbaru